Senin, 01 Maret 2010

Kisah Tauladan...


KISA NABI NUH AS.

Nabi Nuh adalah Nabi yang keempat setelah Nabi Adam. Ia keturunan kesembilan dari Nabi Adam.

Ajakan Nabi Nuh Kepada Kaumnya

Nabi Nuh menerima wahyu kenabian dalam masa kekosongan diantara dua rasul. Dalam masa kekosongan itu biasanya manusia secara berangsur-angsur meluakan ajaran agama Allah dan kembali menjadi syirik, meninggalkan kebajikan, melakukan kemungkaran dan kemaksiatan di bawah ajaran iblis.

Nabi Nuh diutus ke tengah-tengah masyarakat yang sedang menyembah berhala. Yaitu patung-patung yang dibuat mereka sendiri. Menurut mereka berhala itu mempunyai kekuatan ghaib di atas manusia. Dan mereka sendiri memberi nama sesuai dengan selera mereka sendiri. Kadang kala mereka namakan “Wadd” dan “Suwa” kadang “Yaguts” dan kadang “Ya’uq” dan “Nasr”.

Nabi Nuh engajak kaumya untuk berfikir. Ia mengajak kaumnya melihat alam semesta ciptaan Allah. Langit dengan bulan dan mataharinya. Bumi dengan kekayaan di atas dan di bawahnya, berupa tumbuhan-tumbuhan dan air yang mengalir. Pergantian siang dan malam. Semua itu menjadi tanda-tanda kekuasaan dan keesaan Allah.

Kemudian Nabi Nuh juga memberi kabar akan adanya ganjaran berupa surga dan kenikmatannya bagi mereka yangberamal shalih, dan balasan siksa neraka bagi mereka yang membangkang atas perintah Allah yaitu mereka yang mungkar dan bergelimang dalam kemaksiatan. Dakwah Nabi Nuh dilakukan dengan giat siang dan malam. Baik secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan.

Beliau termasuk orang yang cerdas, fasih berbicara, tajam pemikirannya, pandai berdiskusi, bersifat sabar dan tenang. Nabi Nuh diangkat menjadi Rasul ketika berusia 450 tahun dan wafat pada usia 950 tahun, dengan demikian Nabi Nuh berdakwah kepada umatnya selama lima abad atau 500 tahun. Meskipun demikian pengikut Nabi Nuh yang beriman hanya sedikit yaitu kurang dari seratus orang.

Ummat Nabi Nuh banyak yang ingkar, jika Nabi Nuh mengajak beribadah kepada Allah dan menegakkan Tauhid umatnya selalu menentang dan mengejeknya.

Para pengikut Nabi Nuh kebanyakan fakir miskin, atau golongan ekonomi lemah. Para bangsawan, orang-orang kaya dan tepandang di masyarakat malah memusuhinya.

Pada suatu ketika orang-orang kafir hendak menipu Nabi Nuh. Mereka mengatakan bersedia mengikuti ajaran Nabi Nuh, asalkan Nabi Nuh mau mengusir para pengikutnya yang terdiri dari orang-orang miskin. Namun Nabi Nuh menolak permintaan orang-orang kaya tersebut.

Kecerdasan dan kfasihan beliau mengalahkan segala hujah orang kafir. Akhirnya orang-orang kafir jengkel dan menentang beliua.

Mereka berkata: “Hai Nuh! Sesungguhnya kamu telah membantah kami, dan kamu telah memperpanjang bantahanmu terhadap kami, maka datangkanlah adzab yang kamu ancamkan kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar”.

Nabi Nuh menjawab: “Hanya Allah yang akan mendatangkan adzab itu kepadamu jika Dia menghendaki, dan kamu sekali-kali tidak akan dapat melepaskan diri darinya. Tidaklah bermanfaat nasehatku kepadamu jika Allah ternyata hendak menyesatkanmu. Dia adalah Tuhanmu. Dan kepadaNyalah kamu akan dikembalikan”.

Demikian terlalu kaum Nabi Nuh itu mengingkari ajaran Allah. Mereka bahkan mengejek dan menghina Nabi Nuh sebagai orang bodoh dan gila.

Namun Nabi Nuh sebagai utusan Allah tetap melaksanakan tugasnya. Dan orang-orang kafir juga semakin keras menentangnya. Mereka bahkan mengancam Nabi Nuh.

“Sungguh jika kamu tidak juga berhenti berdakah,” kata mereka, “Maka kami akan merajamu beramai-ramai”.

Nabi Nuh Berputus Asa Dari Kaumnya

Setelah dakwah yang disampaikan menemui jalan buntu. Dan pengikutnya tidak bertambah maka Nabi Nuh mengadukan kaumnya kepada Allah.

Berdo’a Nabi Nuh: “Wahai Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorangpun diantara orang-orang kafir itu tinggal di atas muka bumi. Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka menyesatkan hamba-hambaMu, dan mereka tidak akan melahirkan, selain anak yang berbuat maksiat lagi sangat kafir”.

Allah mengabulkan do’a Nabi Nuh. Allah memberikan petunjuk agar Nabi Nuh membuat perahu yang sangat besar. Dengan perahu itu Nabi Nuh dan kaumnya akan selamat, sedangkan kaumnya yang ingkar akan ditenggelamkan dengan banjir yang sangat besar, sehingga tak seourangpun dari mereka akan selamat, semua binasa.

Selagi Nabi Nuh dan para pengikutnya sedang membuat kapal di atas bukit, kaumnya yang sangat ingkar mengolok-ngolok dan mengejeknya.

“Lihat! Nuh semakin gila saja, masak kemarau panas begini membuat perahu, di atas bukit lagi. Sungguh dia sudah miring otaknya”.

Diantara mereka bahkan ada yang berani membuang kotoran di dalam kapal yang belu selesai itu. Tentu hal itu mereka lakukan ketika Nabi Nuh dan pengikutnya sedang tidak ada di tempat pembuatan kapal. Namun akibatnya perut mereka yang buang kotoran menjadi sakit. Tak ada yang bisa menyembuhkan. Dengan merengek-rengek mereka minta Nabi Nuh untuk bersedia mengobati. Nabi Nuh menyuruh mereka membersihkan kapal yang mereka kotori. Setelah itu merekapun sembuh dari sakit perutnya.

Banjir Besar Memusnahkan Orang-Orang Kafir

Sesuai dengan wahyu Allah. Nabi Nuh mengajak kaumnya memasuki kapal yang telah selesai dibuat, ia juga membawa berbagai pasang binatang.

Tidak beberapa lama setelah Nabi Nuh dan para pengikutnya memasuki kapal maka langit yang tadinya cerah berubah menjadi hitam. Mendung tampak tebal sekali diiringi angin kencang yang mulai berhembusan. Bersamaan dengan turunnya hujan lebat, air dari dalam bumi memancar pula ke permukaan.

Hujan turun dengan lebatnya. Belum pernah hujan turun selebat itu. Bagaikan dicurahkan dari langut. Rumah-rumah mulai terendam air, angin kencang dan badai menambah kepanikan semua orang. Dari kejauhan Nabi Nuh melihat salah seorang dari putranya yaitu Kan’an yang sedang berlari-lari menuju puncak bukit. Nabi Nuh memanggil anaknya itu.

“Hai nak, kemarilah. Naiklah ke kapalku, maka kau akan selamat!”.

Tapi Kan’an dengan sombongnya terus berlari, ia tak menghiarukan panggilan ayahnya, ia mengira banjir itu hanya banjir biasa yang segera reda, maka ia terus berlari ke puncak gunung. Memang Kan’an tidak mau mengikuti ajaran Nabi Nuh. Ia lebih suka hidup bersama orang kafir, karena itu ia tak mau menumpang kapal Nabi Nuh.

Nabi Nuh merasa trenyuh. Bagaimanapun Kan’an adalah putranya sendiri. Maka ia berdoa kepada Allah agar dia diselamatkan.

Namun Allah menolak permintaan Nabi Nuh, sebab walau Kan’an putranya sendiri, tapi ia adalah anak durhhaka dan tidak mau beriman.

Berdasarkan suatu riwayat, kapal yang membawa Nabi Nuh dan para pengikutnya itu berlayar selama 40 hari. Sesudah banjir mereda, Nabi Nuh diperintahkan turun dari kapalnya.

Dengan demikian binasalah orang-orang kafir yang menentang Nabi Nuh. Hanya para pengikut Nabi Nuh yang hidup dan menempati bumi sebagai pengikutnya.

Hikmah:

1.

Seorang ayah, walaupun ia seorang yang shalih atau dari golongan ulama’ atau Nabi; tidak bisa menolong anakny ataupun kerabatnya yang durhaka dan membangkang atas perintah Allah.
2.

Seua manusia sama dalam pandangan Allah. Yang membedakan antara mereka hanya derajat ketaqwaannya. Oleh karena itu Nabi Nuh menolak permintaan orang-orang kaya kafir untuk meninggalkan pengikutnya yang terdiri dari golongan kaum lemah, miskin dan tidak berkedudukan tinggi.
3.

Kita hendaknya bersabar dan bertawakal dalam memperjuangakan agama Allah. Karena sekeras apapun pertentangan yang kita hadapi. Allah pasti menolong dan melindungi kita.

KISAH NABI AYUB AS.

Nabi Ayub as. adalah putra Ish bin Ishak bin Ibrahim. Nabi Ayub adalah seorang yang kaya raya. Istrinya banyak, anaknya banyak, artanya melimpah ruah dan ternaknya tak terbilang jumlahnya. Ia hidup makmur dan sejahtera. Walaupun demikian ia masih tetap tekun beribadah. Kenikmatan dan kesenangan yang dikarniakan kepadanya tak sampai melupakannya kepada Allah. Ia gemar berbuat kebajikan, suka menolong oaran gyeng menderita terlbih dari golongan fakir miskin.

Cobaan Silih Berganti

Para Malaikat di langit terkagum-kagum dan saling membicarakan ketaatan Nabi Ayub dan keihklasannya dalam beribadah kepada Allah.

Iblis yang mendengar pembicaraan itu merasa iri dan ingin menjerumuskan Nabi Ayub agar menjadi orang yang tidak sabar dan celaka. Petama Iblis mencoba sendiri menggoda Nabi Ayub agar tersesat dan tidak mau bersyukur kepada Allah. Namun ia gagal. Nabi Ayub tak tergoyahkan.

Iblis kemudian menghadap Allah. Minta izin untuk menggoda Nabi Ayub, “Wahai Tuhan, sesungguhnya Ayub yang senantiasa patuh dan selalu berbakti menyembahMu, senantiasa memujiMu, tak lain hanyalah karena takut kehilangan kenikmatan yang telah Engkau berikan kepadanya. Semua ibadah tidak ikhlas dan bukan karena cinta dan taat kepadaMu. Andaikan ia terkena musibah dan kehilangan harta benda, anak-anak dan istrinya belum tentu ia akan taat dan tetap ikhlas menyembahMu”.

Allah berfirman kepada Iblis, “Sesungguhnya Ayub adalah hambaKu yang sangat taat kepadaKu, ia seorang mukmin yang sejati. Apa yang dia lakukan untuk mendekatkan diri kepadaKu adalah semata-mata didorong iman yang teguh kuat dan taat ang bulat kepadaKu. Iman dan taqwanya tak akan tergoyah oleh perubahan keadaan duniawi. Cintanya kepadaKu dan kebijakannya tidak akan menurun dan menjadi kurang walau ditimpa musibah apapun yang melanda dirinya dan hartanya. Ia yakin bahwa apa yang ia miliki adalah dari pemberianKu yang sewaktu-waktu dapat Aku cabut daripadanya atau menjadikannya berlipat ganda. Ia bersih dari segala tuduhan dan prasangkamu. Engkau tidak rela melihat hamba-hambaKu, anak cucu Adam berada di atas jalan yang lurus”.

“Untuk menguji keteguhan hati Ayub dan keyakinannya pada taqdirKu, Kuiizinkan kau menggoda dan memalingkannya dariKu. Kerahkanlah pembantu-pembantumu untuk menggoda Ayub melalui harta dan keluarganya. Dan ceri beraikanlah keluarganya yang rukun damai dan sejahtera itu. Lihatlah sampai mana kemampuanmu untuk menyesatkan hambaKu, ayub itu”.

Demikianlah iblis dan para pembantunya kemudian mulai menyerbu keimanan Ayub. Mula-mula mereka membinasakan hewan ternak peliharaan Nabi Ayub.

Satu persatu hewan-hewan itu mati bergelimpangan disusul lumbung-lumbung gandum dan lahan pertanian Ayub terbakar dan musnah.

Iblis mengira Ayub akan berkeluh kesah setelah kehilangan ternak dan lahan pertanian itu. Namun Ayub tetap berbaik sangka kepada Allah. Segalanya ia serahkan kepada Allah. Harta adalah titipanNya yang sewaktu-waktu dapat saja diambil kembali.

Berikutnya iblis danpara pembantunya mendatangi putra-putra Ayub di gedung yang besar dan megah. Mereka goyang-goyangkan tiang-tiang gedung sehinga gedung itu kemudian roboh dan anak-anak Nabi Ayub mati semua.

Iblis mengira usahanya berhasil menggoyahkan iman Nabi Ayub yang sangat menyayangi putra-putranya itu, namun mereka kecele. Nabi Ayub tetap berserah diri kepada Allah.

Nabi Ayub bersedih hati dan menangis, tapi jiwa dan hatinya tetap kokoh dalam keyakinan bahwa jika Allah Yang Maha Pemberi menghendaki semua ini maka tak ada seorangpun yang mampu menghalangiNya.

Selanjutnya Iblis menaburkan baksil di sekujur tubuh Nabi Ayub, sehingga beliau menderita sakit kulit yang menjijikkan. Famili dan tetangganya menjauhinya, istri-istrinya banyak yang melarikan diri. Hanya seorang yang setia mendampinginya yaitu Rahmah.

Namun akhirnya Rahmah tergoda oleh bujukan syetan. Suatu hari ketika ia disuruh Nabi Ayub malah berkata yang menyinggung perasaannya.

Waktu tujuh tahun dalam penderitaan terus menerus memang merupakan ujian berat bagi beliau dan Rahmah. Ayub bisa bersabar dan tetap berdzikir menyebut Asma Allah tetapi istrinya tak tahan lagi.

“Kiranya kau telah terkena bujukan setan, sehingga berkeluh kesah atas takdir Allah” kata Ayub kepada istrinya, “Awas, kelak jika aku sudah sembuh kau akan kupukul seratus kali. Mulai saat ini tinggalkan aku seorang diri, aku tak membutuhkan pertolonganmu sampai Allah menentukan takdirNya”.

Setelah ditinggal Rahmah, satu-satunya orang yang masih menyayangi dan merawatnya, kini Nabi Ayub hidup seorang diri. Di dalam kamarnya ia bermunajat kepada Allah “Ya Allah, aku telah diganggung setan dengan kepayahan dan kesusahan serta siksaan dan Engkau wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang”.

Allah menerima do’a Nabi Ayub yang telah mencapai puncak kesabaran dan keteguhan iman dalam menghadapi cobaan. Berfirman Allah kepada Nabi Ayub “Hantamkanlah kekuatanmu akan pulih kembali jika kau pergunakan untuk minum dan mandi”.

Demikianlah, setelah Nabi Ayub inum dan mandi air yang memancar dai bawah kakinya, maka ia sembuh seperti sediakala.

Sementara itu Rahmah ang telah pergi meninggalkan Nabi Ayub, lama-lama merasa kasihan dan tak tega membiarkan Nabi Ayub seorang diri. Ia datang menjenguk, namun ia tak mengenali suaminya lagi. Karena Nabi Ayub sudah sembuh dan keadaannya lebih baik daripada sebelumnya.

Nabi Ayub gembira melihat istrinya kembali, namun ia ingat sumpahnya yaitu ingin memukul istirnya seratus kali. Ia harus melakukan sumpah itu. Kini ia bimbang, istrinya sudah turut menderita sewaktu bersama-sama dengannya selama tujuh tahun itu, akankah ia memukulnya seratus kali.

Dalam kebimbangan datanglah wahyu Allah yang memberikan jalan keluar. Firman Allah, “Hai Ayub, ambilah lidi seratus buah dan pukullah istrimu itu sekali saja, dengan demikian tertebuslah sumpahmu”.

Ya dengan lidi seratus, dipukulkan pelan sekali, maka sumpahnya sudah terlaksana. Berkat kesabaran dan keteguhan imannya Nabi Ayub dikarunia lagi harta dan benda yang melimpah ruah. Dari Rahmah ia mendapatkan anak bernama Basyar, dikemudian hari ia mendapat julukan Dzulkifli artinya Punya sanggup. Dzulkifli akhirnya menjadi Nabi dan Rasul.

Minggu, 28 Februari 2010

Darma Bakti Tbn

Yakin Usaha Sampai (YUS)

Masihkah.. Kau kenang...

setapak pijakan yang menjadi sebuah tumpuan harapan bagi perjalanan hidup anak Adam .............................................
benarkah ikhtiar menjadi sebuah rujukan cita-cita dan harapan ..........................................................................
terkadang, benar yang dikatakan.. bahawa tidak selalu berpelukan dan bergandengan tangan das sein - das solen.
layakkah.. kita menyandang predikat hidup bahagia............
jika hanya sebuah do'a yang selalu dipanjatkan..................
tanpa adanya sabar... ikhlas....  ikhtiar dan tawakkal..........

Biarkan ku mencintaimu...

PERJALANAN HATI CINTA & RASA


Jumat, 29 Januari 2010

Darma Bakti Tbn 
SEGITIGA SUKSES KEPEMIMPINAN NABI  MUHAMMAD

kabarnet.wordpress.com
Sangatlah tepat apabila Micheal H.Hart menempatkan Nabi Muhammad SAW dalam urutan pertama diantara seratus tokoh yang paling berpengaruh. Perubahan yang dilakukan olehnya masih terasa sampai saat ini. Ajarannya senantiasa dilaksanakan terus menerus oleh umatnya tanpa perubahan apa pun. Seorang manusia yang pantas untuk dijadikan figure pemimpin.
Pemimpin dalam segala hal. Pemimpin yang memberikan contoh langsung pada pengikutnya. Bukan janji belaka tetapi bukti nyata yang dapat diterima oleh semua manusia. Sudah sepantasnya kepemimpinan beliau dijadikan referensi bagi direktur,manager dan para pimpinan dalam lingkup kecil ataupun pemerintahan.
Suksesnya kepemimpinan Nabi Muhammad SAW tidak terlepas dari tiga hal yaitu pemimpin yang holistic, accepted dan proven. Muhammad SAW merupakan pemimpin yang holistic karena ia mampu mengembangkan leadership dalam berbagai bidang kehidupan. Kepemimpinannya mampu meresap keberbagai nuansa kehidupan melalui celah-celah yang tanpa disadari oleh manusia yang lain pada saat itu.
Beliau memulai mengembangkan kepemimpinannya berawal dari dirinya sendiri (self development) ter lebih dahulu. Semangat kepemimpinan bisnis dan entrepreneurship yang ditunjukan semasa masih muda sangat menakjubkan. Kegiatan bisnis yang dilakukan hampir tidak pernah mengalami kerugian.
Saat menjadi kepala rumah tangga, beliau mampu mengembangkan leadership dalam kehidupan rumah tangganya. Kepemimpinannya mewarnai kehidupan sehari-hari bersama istri-istrinya sehingga nuansa harmonis tercipta begitu indah. Beliau dapat bersifat adil terhadap mereka semua. Dalam kehidupan yang lebih heterogen yaitu tatanan kehidupan masyarakat, beliau melahirkan era baru. Era yang tidak pernah terjadi sebelumnya.
Kepemimpinannya menjadikan kehidupan masyarakat menjadi akur. Perbedaan agama begitu dihargai. Sistem perpolitikan yang beliau terapkan mampu mengubah tatanan kehidupan masyarakat menjadi bermartabat. Sistem pendidikan dalam masyarakat berubah total. Pendidikan yang diterapkan menjadikan masyarakatnya bermoral dan nampak cerah. Dari segi hukum, Muhammad SAW menjunjung tinggi keadilan. Keadilan tanpa pandang bulu. Seandainya ada keluarganya yang bersalah maka hukumpun tetap diterapkan. Tatanan kehidupan masyarakat benar-benar berubah menjadi lebih baik karena kepemimpinan beliau.
Nabi Muhammad seorang pemimpin yang holistic juga terlihat dari strategi pertahanan yang diterapkan dalam masyarakat maupun peperangan. Hampir semua peperangan yang beliau pimpin selalu menang. Keamanan masyarakatnya juga diutamakan. Warga masyarakatnya benar-benar mendapat perlindungan tidak melihat apakah itu muslim maupun non muslim. Adakah saat ini pemimpin yang mampu berbuat seperti itu, atau paling tidak mendekati seperti itu.
Bagaimana dengan orang-orang yang memimpin kita. Sudahkah kita merasakan ke-holistic-an pemimpin kita saat ini?
Kedua, Beliau adalah pemimpin yang accepted. Seorang pemimpin yang diterima dan diakui oleh semua masyarakatnya. Bahkan kepemimpinan beliau masih diterima sampai saat ini. Jika terhitung sudah berapa milyar orang yang mengakui kepemimpinannya. Terlepas dari wahyu yang disampaikan, akhlaq beliau juga patut untuk diterima dan dijadikan suri tauladan. Mencari sosok pemimpin yang diakui oleh semua masyarakat saat ini memang bukan hal yang mudah.
Ketiga, Nabi Muhammad SAW adalah pemimpin yang proven. Figur pemimpin yang terbukti telah membawa perubahan bagi masyarakat. Kepemimpinan yang selalu berorientasi pada bukti real tidak sekedar kata-kata persuatif. Pemimpin yang berorientasi kedepan. Seperti disinggung sebelumnya bahwasanya sampai saat ini kepemimpinannya masih relevan untuk diterapkan. Oleh sebab itu sangat disayangkan jika kita tidak dapat mengambil hikmah dari kepemimpinan beliau.
Mulai dari diri sendiri,setidaknya kita berusaha menerapkan kepemimpinan beliau dalam diri sendiri karena kita adalah pemimpin bagi diri kita.
Mampu mengembangkan kepemimpinan dalam segala bidang, dapat diterima oleh masyarakat dan proven atau penuh bukti harus menjadi parameter bagi pemimpin jika menginginkan kesuksesan. Ketiga hal tersebut harus terlaksana secara seimbang. Ketika menentukan pemimpin pun ketiga hal tersebut selayaknya dijadikan pertimbangan bagi pemilih. Leadership yang dimiliki pemimpin berpengaruh terhadap kesuksesan.
Semua berharap pemimpin dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Tugas sebagai pemimpin dapat berjalan dengan baik jika ketiga sifat tersebut tertanam dengan kuat dan berusaha untuk diwujudkan. (Wahidunnaba)
MENJADI PEMIMPIN
Darma Bakti Tbn
kepribadiansukses.com/dony kristianto
Bagaimana menjadi seorang pemimpin yg baik dan mempunyai pengaruh cukup besar di sekelilingnya tentunya kita harus mengetahui arti dari kepemimpinan.
Kepemimpinan berasal dari kata pemimpin yang artinya ketua atau yang mengepalai. Pemimpin yang berhasil adalah pemimpin yang mampu bekerja sama dengan seluruh anggotanya. Seorang pimpinan adalah kunci dari berhasil atau tidaknya sebuah organisasi yang besar. Untuk menjadi pemimpin dibutuhkan sebuah mental yang baik untuk membuat sebuah keputusan yang bisa diterima oleh sebuah anggota, tentunya sebuah keputusan yang tidak memberatkan anggota.
Setiap manusia adalah pemimpin. Kenapa? Karena manusia itu adalah mahluk yang diciptakan oleh Tuhan YME dengan kelebihan yang luar biasa dibanding mahluk lain. Dengan kelebihan itu manusia mampu memimpin dirinya sendiri, berkomunikasi dengan sesamanya, dan merupakan mahluk sosial yang tidak bisa hidup seorang diri.
Apakah saya bisa untuk menjadi Pemimpin? Tentu!
Semangat adalah kunci utama untuk mewujudkannya dan berani memimpin diri sendiri untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik. Seorang pemimpin yang hebat adalah pemimpin yang mampu menciptakan suasana yang kondusif, aman, nyaman dengan semua anggota. Menghargai pendapat dari anggota menjadi penting karena pendapat adalah kunci dari sebuah perubahan yang akan membawa sebuah organisasi berkembang, tanpa adanya diskusi pendapat tidak akan tersalurkan.



MELUPAKAN IMPIAN
Impian adalah sesuatu yang sangat anda inginkan. Bisa berupa rumah, mobil, keluarga yang bahagia,  Tetapi apakah yang anda lakukan seandainya tidak bisa meraih impian. Ada beberapa kemungkinan:
1.    Terus mengejar impian
Anda benar-benar seorang pejuang yang gigih, terus bertempur sampai mencapai kemenangan. Semua cita-cita bisa dicapai tapi berapa lama, dengan cara apa. Tidak berhasil saat itu atau gagal bisa membuat orang putus asa dan menyerah, Dan ada juga yang terus bangkit, menganggap kegagalan hanyalah pelajaran berharga yang membuat seseorang lebih pandai dan kuat menghadapi hidup.
2.    Berhenti dan melupakannya. Menganggap impian sudah mati dan melupakannya.
Menjalani hidup dengan rasa malu dan bersalah karena sudah terlanjur sombong mengatakan kepada setiap orang: “ Tahun depan aku pasti …”. Kapok untuk membuat cita-cita lagi, takut tidak tercapai dan menjalani hidup apa adanya.
3.    Mengganti impian dengan yang lebih mudah dicapai.
Biasanya setelah melalui berbagai analisa, dan pengalaman bahwa memang sulit untuk bisa dicapai. Mencari impian lain yang lebih mudah dan menyesuaikan kemampuan.
Seandainya kita gagal meraih impian tetapi ada peningkatan lain dalam diri kita mungkin pergaulan lebih luas, lebih pandai, banyak pengalaman hidup dan mempunyai mental yang kuat. Betapa rugi jika kita hidup tidak punya impian, karena tidak akan mendapatkan apa-apa

MEMAHAMI BAHASA TUBUH
Dengan memahami bahasa tubuh  bermanfaat untuk menunjang sukses dalam karir. Mengamati gerak-gerik, tingkah laku, ekspresi seseorang kita bisa mengetahui perasaan, pikiran dan karakter seseorang. Kebiasaan di tiap negara berbeda-beda, dari cara berjabat tangan, cara berbicara, tatapan mata, dsb.
Manfaat mempelajari bahasa tubuh:
1. Mempermudah transaksi penjualan
Sebagai seorang wiraniaga sebaiknya mempelajari bahasa tubuh. Ketika berbicara dengan customer tidak memasukkan tangan ke saku, agar customer merasa dihargai. Dimulai dari posisi duduk sebelum presentasi kepada calon pembeli. Memperhatikan selama menjelaskan produk apakah pembeli merasa tertarik, bosan atau keberatan dilihat dari ekspresi wajahnya, cara duduknya dan cara merespon pertanyaan yang diajukan.
2. Mempermudah dalam negosiasi bisnis

Ketika kita berjabat tangan dengan seseorang kita dapat merasakan genggaman tangannya. Genggaman yang kuat menandakan semangat dalam diri orang tersebut, sifat yang keras bahkan terkesan menunjukkan kekuasaan. Setidaknya kita sudah bisa menebak sifat orang yang kita ajak negosiasi.
3. Mempererat hubungan
Seorang atasan yang memahami bahasa tubuh lebih mudah melakukan pendekatan dengan karyawannya. Waktu menyampaikan perintah atau gagasan bisa mengetahui tanggapan dari karyawan dari ekspresi wajahnya, terlihat senang atau murung, nada suaranya apakah datar atau bersemangat. tentunya setelah mengetahui reaksi karyawan kita tidak terlalu memaksakan kehendak, bahkan kalau ada keberatan berusaha mencari titik tengahnya.
4. Menarik simpati lawan jenis
Seorang pria yang tertarik dengan teman wanitanya terlihat dari caranya menatap dan berbicara. Beberapa wanita akan risih jika pria menatap mereka dari wajah, turun ke dada terus ke kaki. Pria kadang terlihat gugup atau malu waktu berbicara. Mungkin sebelum bertemu ia akan berpakaian rapi dan menyiapkan kado atau hadiah yang istimewa.
Bagaimana mengetahui seseorang yang berbohong? Coba kita perhatikan waktu dia berbicara terlihat gugup ataukah biasa saja. Waktu berbicara sambil menggaruk kepala atau terlihat tegang. Kalau memang berbohong sering terjadi gerakan yang tidak sinkron, misalnya waktu cerita lucu tapi wajahnya tegang. Harus bisa dibedakan juga apakah gerakannya spontan atau dibuat-buat.
Apakah anda tertarik mempelajari bahasa tubuh?


BERFIKIR POSITIF SETIAP HARI
Apa sih berpikir positif itu?
Berpikir positif adalah memandang segala sesuatunya dari sudut pandang positif.
Misalnya, hari ini hujan deras dari pagi sampai sore. Orang yang berpikir negatif akan berkata: “Payah banget hari ini, gimana mau jalan-jalan hujan terus, mana atap bocor lagi. Sial banget sih hari ini !”
Orang yang berpikir positif akan berkata:”Untunglah hujan, jadi hari ini aku bisa istirahat di rumah, sudah seminggu ini banyak kerjaan, cape banget.”
Kenapa sih kita harus berpikir positif,
Bukankah ngga berpikir positifpun sudah sukses, hidup serba kecukupan. Tapi …. dengan berpikir positif hidup akan lebih baik lagi, tidak mudah stress, awet muda. Manakah yang Anda pilih : kaya tapi stress, banyak penyakit atau sukses tapi santai.
Nikmatilah hidup ini, bangunlah di pagi hari, rasakan hembusan angin, hangatnya matahari, kicau burung, gemericik air sungai, dan katakan:”Hari ini aku akan berpikir positif dan setiap masalah akan kuhadapi dengan positif.”
Bagaimana caranya untuk berpikir positif?
- Racuni pikiran kita dengan hal-hal yang positif
Bacalah buku-buku pengembangan diri, bergaul dengan orang-orang yang positif, ikutilah kegiatan yang bermanfaat dsb.
- Belajarlah melihat kelebihan orang lain, jangan kekurangannya
Setiap orang pasti ada kelebihannya, jangan segan-segan untuk memuji orang lain atas prestasinya atau keahliannya.
- Belajar untuk memberi daripada menerima
Memberi bukan hanya dalam bentuk materi, memberi bisa juga berarti memberikan motivasi orang yang putus asa, bantulah orang yang sedang kesusahan.
Dan masih banyak lagi …
Mulailah dari hal yang kecil, yang positif, yang memberi manfaat bagi orang lain.



MENUNGGU JADI SEMPURNA
Apakah anda pernah menginginkan sesuatu. ” Ah, aku sudah capek bekerja sebagai karyawan, ingin buka usaha sendiri. Tapi … tabunganku belum cukup, hutangku masih banyak, rumah masih kontrakan. Tunggulah 3 tahun lagi. Setelah 3 tahun berlalu, ditanya teman” Gimana, jadi buka usaha sendiri? Gimana ya … jawabannya masih sama : tabungan belum cukup, anak-anak butuh biaya sekolah banyak. Hutang bukannya berkurang malah nambah. Ya belum siap …”. ” Dan tahun-tahun berikutnya beban bertambah , semakin sulit mengatur keuangan.
Kenapa belum bertindak juga ? Karena kita sudah melihat kekurangan kita. Kurang uang, tidak bisa bergaul, tidak tahu harus memulai dari mana, nanti kalau gagal gimana?  Semakin banyak kekurangan yang berusaha kita lihat, semakin berat kita melangkah. Pikiran kita berkata :”Ah, mana mungkin kamu berhasil. ini daftar kekurangan yang ada di diri kamu. Tidak mungkin berhasil.”
Mungkin kalau Alva Edison menunggu menjadi siap, tidak pernah ada bola lampu. Ia memulai dengan ribuan kali kegagalan, karena tidak pandai. Bacalah kisah orang-orang besar, yang memulai sukses dengan segala kekurangan yang dimiliki saat itu tapi terus berusaha.
Anda tidak pernah keluar dari hutan kalau tidak berusaha mencari jalan keluarnya. Entah di perjalanan nanti bertemu dengan harimau, ular atau jurang seberapa sulitnya teruslah melangkah.

Tidak ada orang yang sempurna, janganlah berharap menjadi sempurna, baru mulai sesuatu. Lakukan saja apa yang bisa anda lakukan sekarang.

Rabu, 27 Januari 2010

Rangkaian sejarah peninggalan Rasulullah SAW.. barang-barang dan benda kepunyaan Nabi Allah



- Pintu gerbang makam Rasulullah SAW

- Barang-barang kepunyaan Rasulullah SAW
- Jejak kaki Rasulullah SAW


Subhanallah.... mari kita renungkan betapa besarnya kekuasaan ALLAH dan kasihnya kepada hambaNya....
hari ini kita masih dapat melihat sejarah peninggalan benda-benda milik Baginda Rasulullah  SAW.

Ya Allah... masukanlah kami ke dalam golongan hambaMu yang beramal Sholeh


- Topi Besi Rasulullah                                                   - Pedang-pedang Rasulullah


Bissmillahirrahmanirrahim..

Sesungguhnya tiada yang lebih baik dalam melakukan pekerjaan selain ikhlas dan tawakkal.

Jangan takut dengan rasa takut itu sendiri.. sebab raasa takut akan menghilangkan akal sehat kita... (ernesto- che geuvara--- commander)

Manusia adalah Malaikat  bersayap satu.. dan bisa terbang bila hanya saling berpelukan..... (Luciano de ctresenjo..)


 ++++++++++++++++++++++______________+++++++++++++++++++..